Bagikan:

Perusahaan: Ya, 7 ABK Kami Disandera Abu Sayyaf

Informasi awal itu didapat perusahaan dari enam ABK yang dilepaskan Abu Sayyaf.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 23 Jun 2016 21:24 WIB

Author

Yudi Rachman

Perusahaan: Ya, 7 ABK Kami Disandera Abu Sayyaf

Halaman web PT Rusianto Bersaudara (http://www.rusiantobersaudara.com)

KBR, Jakarta- PT Rusianto Bersaudara, pemilik Kapal Charles yang diduga dibajak oleh kelompok Abu Sayyaf, membenarkan informasi soal penyanderaan 7 anak buah kapalnya. Juru bicara PT Rusianto Bersaudara, Taufik mengatakan informasi soal kelompok Abu Sayyaf yang berada dibalik aksi itu, berasal dari 6 ABK lainnya yang dilepaskan oleh kelompok tersebut.

Saat ini, keenam ABK itu masih dalam perjalanan ke Samarinda dan diperkirakan sampai besok sore.

"Hari ini tadi setelah kami berhasil menghubungi kru kami ada perkembangan terbaru walau pun belum bisa dikatakan final bahwa dibenarkan di atas kapal tinggal tersisa 6 orang di antara 13 orang yang seharusnya. Dari informasi sementara ini mereka sempat menyampaikan sepertinya kelompok Abu Sayyaf," jelas juru bicara PT PT Rusianto Bersaudara Taufik kepada KBR, Kamis (23/6/2016).

Taufik menambahkan, detail informasi soal penyanderaan ini, akan disampaikan besok. "Setelah berkoordinasi dengan TNI dan Polri, segala bentuk informasi yang bersifat final rencananya akan kita sampaikan setelah kru kami sampai di Samarinda. Direncanakan sampai di Samarinda jam 4 sore," tambahnya.

Kata dia lagi, perusahaan, TNI dan Polri terus memantau Kapal Charles yang menuju ke Samarinda dari perairan internasional di Filipina. Ujarnya, awak kru di kapal tersebut mengikuti intruksi perusahaan dan aparat keamanan seperti meningkatkan kecepatan kapal.

"Kita terus pantau pergerakan kapal. Kita terus berkomunikasi dan kapal mengikuti intruksi kami. Pada saat datang, kami akan tenangkan dan kondisikan mereka dulu sebelum meminta penjelasan dari mereka," tutupnya.

Baca juga:
Simpang Siur Penyanderaan WNI, Polda Kaltim Akan Interogasi ABK Selamat

Editor: Dimas Rizky 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gamophobia Bikin Sulit Jalin Hubungan

Kabar Baru Jam 7

Benarkah Proyek Food Estate Gagal?

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending