Kapolri Badrodin Haiti: Perwira Tinggi Polri Harus Loyal Dukung Tito

Kapolri Badrodin Haiti, memerintahkan seluruh perwira tinggi Polri mendukung Tito Karnavian sebagai penggantinya.

BERITA | NASIONAL

Senin, 20 Jun 2016 13:49 WIB

Author

Gilang Ramadhan

Kapolri Badrodin Haiti: Perwira Tinggi Polri Harus Loyal Dukung Tito

Calon Kapolri Tito Karnavian (kiri) menjabat erat tangan seniornya Kepala BNN Budi Waseso saat menghadiri rapat dengan Komisi III DPR (16/6/2016). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Badrodin Haiti, memerintahkan seluruh perwira tinggi Polri untuk mendukung Tito Karnavian sebagai calon Kapolri.

Juru bicara Polri, Boy Rafli Amar mengatakan, hal itu disampaikan Badrodin dalam rapat tertutup bersama seluruh Perwira Tinggi (Pati) Polri pada Senin pagi (20/6/2016).

"Kapolri mengingatkan kepada seluruh perwira tinggi bahwa sudah ada keputusan dari Presiden Republik Indonesia terhadap calon Kapolri yang akan menggantikan Pak Badrodin Haiti," kata Boy Rafli di Mabes Polri, Senin (20/6/2016).

Dalam pertemuan tertutup itu, kata Boy Rafli, Kapolri Badrodin Haiti meminta seluruh Pati Polri fokus menuntaskan pekerjaan yang belum diselesaikan.

Diantaranya adalah program Quick Wins, termasuk perburuan terhadap kelompok jaringan teroris Santoso di Poso.

Kapolri, kata Boy Rafli, juga memerintahkan para perwira tinggi Polri untuk meningkatkan kinerja di satuan kerja masing-masing.

"Kapolri mengingatkan bahwa kita harus mendukung, harus tetap menjaga soliditas dan melaksanakan apa yang menjadi keputusan Presiden," ujar Boy.

Boy menekankan, penunjukan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tito Karnavian sebagai calon Kapolri tidak menjadi masalah di internal Polri, walaupun melangkahi lima angkatan di atasnya.

Menuruy Boy, Polri memiliki prinsip loyalitas struktural dan hirarki komando.

"Jadi anggota Polri harus tunduk pada pimpinan, tunduk kepada hirarki yang berlaku. Tentunya tidak mempermasalahkan apakah junior atau senior," tegas Boy.

Komjen Tito Karnavian merupakan calon Kapolri termuda dibandingkan perwira polisi lainnya. Sebagai lulusan AKPOL termuda tahun 1987, ia melewati para seniornya seperti Irwasum Komjen Dwi Prayitno (1982), Wakapolri Budi Gunawan (1983), Kepala BNN Budi Waseso (1984), dan Kabaharkam Putu Eko Bayuseno (1984).

Jabatan Kapolri Badrodin Haiti akan habis pada 1 Agustus 2016 mendatang. Badrodin memasuki usia pensiun anggota Polri yakni 58 tahun pada 24 Juli mendatang.

Presiden Jokowi telah mengeluarkan surat penunjukan Tito Karnavian sebagai calon Kapolri kepada DPR.

(Baca: Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Ajukan Tito Karnavian)

Surat Presiden yang menunjuk Tito sebagai calon tunggal Kapolri akan dibacakan dalam Paripurn DPR hari ini, Senin (20/06/16). Setelah diumumkan di Paripurna, Tito akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan dari Komisi III DPR yang membidangi hukum.

Jika disetujui sebagai Kapolri, Tito Karnavian akan menjadi Kapolri termuda. Tito akan berusia 52 tahun pada 26 Oktober mendatang.

Meski mendapat dukungan dari berbagai pihak, Tito Karnavian tetap dinilai punya masalah dalam rekam jejaknya di masa lalu, terutama saat menjabat Kapolda Papua dan Kapolda Metro Jaya.

(Baca: Elsam Papua Catat Sejumlah Noda Tito)

Editor: Agus Luqman
  
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kenali Nusantara

Kabar Baru Jam 10

Samoa Menetapkan Status Darurat Campak

Laporan Prakiraan Cuaca Sepekan Ke Depan Dari BMKG