Ditolak Kelompok Intoleran dan Polisi, Seminar Marxisme di Unpad Batal Digelar

Rektorat kampus membatalkan secara sepihak sehari sebelum acara berlangsung lantaran ditolak kelompok intoleran dan mendapat peringatan dari Kepolisian

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 19 Mei 2016 12:35 WIB

Author

Iriene Natalia

Ditolak Kelompok Intoleran dan Polisi, Seminar Marxisme di Unpad Batal Digelar

Foto: BEM Unpad

KBR, Jakarta - Seminar yang mengkaji pemikiran Karl Marx di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Jawa Barat hari ini dipaksa untuk dibatalkan. Seminar bertajuk "Seminar Marxisme sebagai Ilmu Pengetahuan" itu dianggap menyebarkan ajaran komunisme.

Menurut penanggungjawab acara Seminar Marxisme, Ariq, rektorat kampus membatalkan secara sepihak pada Rabu, 18 Mei atau sehari sebelum acara berlangsung. Pembatalaan itu dilakukan lantaran ditolak kelompok intoleran dan mendapat peringatan dari Kepolisian. Padahal, menurutnya, acara tersebut bertujuan untuk membahas kajian ilmiah dan bukan untuk penyebaran paham marxisme. Ia juga mengaku mendapat intimidasi dari intel Kepolisian.

"Hari rabu pagi (kemarin) saya ditelpon orang yang mengaku kasat intel polisi Sumedang. Dia nanya konten acara itu, isinya apa, dan tujuannya apa. Dia cuma bilang, hati-hati (isu ini) sedang panas. Lalu kemarin siang, dari ormas terutama FPI datang ke kampus beberapa orang untuk menanyakan acara ini dan katanya (seminar) jangan sampai diadakan," ujarnya kepada KBR, Kamis, 19 Mei 2016.

Dalam rapat rektorat sebelumnya yang membahas acara tersebut dihadiri dua intel Kepolisian.

Seminar Marxisme sebagai Ilmu Pengetahuan UNPAD itu sedianya digelar bulan lalu. Hanya saja baru dapat terselenggara bulan ini karena baru mendapat ruangan dan pembicara. Belum ada kepastian kapan diskusi akan digelar.

Editor: Damar Fery Ardiyan 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Menyoal Krisis Iklim di Mata Generasi Muda

Pakar Peringati Ketersediaan Infrastruktur Kesehatan Jika Kasus Covid-19 Meningkat

Kabar Baru Jam 8