Biaya Ibadah Haji Turun, Pemerintah Jamin Tak Ada Pengurangan Fasilitas

"Justru kita berupaya untuk meningkatkan yang sudah baik ini, sambil memperbaiki yang belum baik," janji Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin

BERITA | NASIONAL

Rabu, 18 Mei 2016 13:13 WIB

Author

Dian Kurniati

Biaya Ibadah Haji Turun, Pemerintah Jamin Tak Ada Pengurangan Fasilitas

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kiri) memaparkan persiapan ibadah haji 2016 didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani (tengah) dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek (k

KBR, Jakarta – Pemerintah menjamin fasilitas haji tahun ini tidak akan berkurang meski Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini turun sebesar USD 132 dibanding tahun lalu.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan penurunan ongkos haji itu karena harga bahan bakar pesawat terbang turun dan adanya efisiensi di beberapa pos pembiayaan.

"Semua kualitas pelayanan yang sudah baik kita pertahankan, justru kita berupaya untuk meningkatkan yang sudah baik ini, sambil memperbaiki yang belum baik. Penurunan biaya haji tahun ini---yang rata-rata sebesar USD 132 dibanding tahun lalu, dihasilkan karena ada penurunan harga avtur pesawat udara dibanding tahun lalu dan efisiensi yang kita lakukan di beberapa pos pembiayaan," kata Lukman di kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Rabu (18/5/2016).

Lukman menambahkan fasilitas yang diperbaiki misalnya soal pemondokan minimal setara hotel bintang tiga. Selain itu, soal katering (jasa boga) juga ada penambahan, dari yang tahun lalu hanya makan siang dan makanan ringan untuk sarapan, tahun ini ditambah dengan makan malam.

Perbaikan lain adalah ada komitmen dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk segera merampungkan paspor haji sebelum Juli 2016. Menteri Lukman mengatakan hingga saat ini sudah ada sekitar 103 ribu paspor jamaah haji yang sudah selesai dibuat.

Ongkos naik haji reguler tahun ini turun menjadi Rp34.641.304 atau USD 13.500. Nilai itu adalah hasil kesepakatan antara pemerintah dengan DPR.

Sedangkan kuota haji tahun ini sebanyak 168.800 orang, terdiri dari 155.200 orang jemaah haji reguler dan 13.600 jemaah haji khusus atau BPIH Plus. Kloter pertama jemaah haji akan diberangkatkan 9 Agustus 2016.

Hari ini, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengundang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek untuk membicarakan persiapan haji.

Rapat koordinasi itu membicarakan soal kuota haji, pengurusan visa, teknis pemberangkatan, akomodasi, dan pelayanan kesehatan kesehatan jemaah.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Antisipasi Arus Balik Pemudik ke Jakarta