Jokowi Kumpulkan Menteri, Cek Pencairan Anggaran

"Apakah betul-betul anggaran itu sudah keluar dari kantongnya menteri keuangan?"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 19 Mei 2015 10:26 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Jokowi Kumpulkan Menteri, Cek Pencairan Anggaran

Presiden Jokowi memimpin rapat di Kantor Presiden. (Aisyah Khairunnisa / KBR)

KBR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengumpulkan sejumlah menteri untuk mengecek kepastian pencairan dan penggunaan anggaran tahun ini. Dalam pengantar rapat terbatas pagi ini, Jokowi mengatakan, sejak tadi malam dirinya sudah bertemu dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro untuk mengecek penggunaan anggaran satu per satu.

“Intinya ingin betul-betul mengecek satu per satu. Mengecek satu per satu mengenai sebetulnya berapa sih anggaran yang telah keluar dari kementerian dan sudah dipakai untuk apa,” kata Jokowi dalam pengantar rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa (19/5/2015).

"Karena dalam kenyataannya dilaporkan ke saya sudah, tetapi ternyata setelah tadi malam ketemu pak menteri saya jadi bertanya lagi. Apakah betul-betul anggaran itu sudah keluar dari kantongnya menteri keuangan," lanjut Jokowi.

Jokowi mencontohkan pencairan dana desa seharusnya bisa cepat. Namun Selasa (19/5/2015) pagi, Menteri Desa Marwan Jafar mengaku baru 30 persen tersalurkan. 

“Sudah 30% lah. Soal pencairannya tanya Menkeu,” kata Marwan. 

Sebelumnya Marwan menargetkan akhir April pendistribusian dana desa bisa mencapai 60 persen. Bahkan dirinya sempat menyebut dana desa yang berkisar Rp 250 – Rp 280 juta per desa bisa selesai didistribusikan 100 persen pada minggu kedua Mei.


Editor: Quinawaty Pasaribu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10