Indonesia Serukan 3 Hal Ini soal Rohingya

Ini adalah masalah regional Asia Tenggara. Bukan hanya masalah Indonesia, Malaysia, atau Thailand saja.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 19 Mei 2015 15:18 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Indonesia Serukan 3 Hal Ini soal Rohingya

KBR, Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan besok akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Malaysia dan Thailand untuk membahas pengungsi Myanmar dan Bangladesh. Kata Retno, dalam pertemuan itu Indonesia akan mengusulkan tiga hal, salah satunya mempercepat proses pemindahan para pengungsi ke negara ketiga (restlement). Kata Retno saat ini Indonesia sudah menampung lebih dari 1.300 pengungsi dari Myanmar dan Bangladesh. Bahkan hingga kini masih disediakan tempat penampungan, makanan, dan obat-obatan yang diperlukan pada pengungsi tersebut. 

“Pertama, kita harus address akar permasalahnnya apa. Sehinga terjadi infracts yang begitu banyak. Irreguler movement atau irregular migrant ke kasawan asia tenggara," kata Retno di Kantor Presiden, Selasa (19/5/2015).

“Kedua, kita juga perlu bekerja sama baik dg UNHCR, IOM dan pihak terkait. Baik dalam bentuk country of sources (negara asal), negara transit dan negara tujuan. Mengenai proses percepatan verifikasinya, resttlement-nya, dsb,” kata Retno

“Dan yang ketiga, ini adalah masalah human trafficking, berarti perlu kerja sama keras antar negara untuk betul-betul meng-address isu trafficking yang merupakan salah satu penyebab terjadinya infracts itu juga harus di-address melalui kerja sama transnational crime,” lanjutnya.

Retno menambahkan, saat ini ada lebih dari 12 ribu pengungsi asing yang ada di Indonesia. Setiap tahunnya proses pemindahan hanya dapat dilakukan untuk 500 orang. Menurutnya jika tak ada percepatan perpindahan pengungsi, maka masalah ini baru bisa diselesaikan 12 tahun lagi. Retno menambahkan bahwa masalah imigran liar (irregular imigrants) ini adalah masalah regional Asia Tenggara. Bukan hanya masalah Indonesia, Malaysia, atau Thailand saja. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18