Jokowi : Revolusi Mental Manusia Indonesia !

KBR, Jakarta - Calon presiden dari koalisi PDI Perjuangan Joko Widodo menilai Indonesia perlu melakukan revolusi pembangunan mental di masa mendatang.

BERITA

Selasa, 27 Mei 2014 22:52 WIB

Author

Ninik Yuniarti

Jokowi : Revolusi Mental Manusia Indonesia !

jokowi, mental, pembangunan manusia

KBR, Jakarta - Calon presiden dari koalisi PDI Perjuangan Joko Widodo menilai Indonesia perlu melakukan revolusi pembangunan mental di masa mendatang. Menurut Jokowi pembangunan fisik yang masif akan percuma, jika tidak diimbangi dengan kualitas pembangunan manusianya. Bekas Walikota Solo ini mengatakan, kepemimpinan bangsa mendatang harus mengedepankan pembangunan manusia lewat revolusi mental. (Baca: Jokowi, Capres Idaman Mahasiswa)

"Membangun negara memang harus dimulai dari pembangunan manusianya, jangan didahulukan fisiknya, manusianya terlebih dahulu, jiwanya diisi, mentalnya diisi, budi pekertinya diisi, sehingga setiap manusia yang ada, punya ideologi yang jelas. Pemimpinnya juga punya ideologi yang jelas," kata Joko Widodo di Rakernas Partai Nasdem, Ancol, (27/5).

Calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo mengatakan, kualitas mental masyarakat yang baik akan dapat meningkatkan produktifitas suatu bangsa dan meningkatkan daya saing dengan bangsa lain di dunia. (Baca Juga: Puan: Dukung Jokowi Sebagai Capres dari PDIP)

Jokowi bertekad membangun nilai dan tradisi baru jika dipercaya memimpin Indonesia ke depan. Ia mengklaim telah memulainya dengan membangun tradisi koalisi yang berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan bagi-bagi kekuasaan.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Sejumlah Kendala Vaksinasi Lansia

Kabar Baru Jam 8

Perkara Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika

Kabar Baru Jam 10