Share This

Akses Jalan Buruk, Anggota Polisi Sigi Antar Jenazah Dengan Sepeda Motor

"Waktu tempuh ketika mengantar jenazah itu sekitar 2 jam,”

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 06 Mar 2018 13:21 WIB

Akses Jalan Buruk, Anggota Polisi Sigi Antar Jenazah Dengan Sepeda Motor

Petugas polisi mengantar jenazah dengan menggunakan motor di Sigi, Sulawesi Tengah.

KBR, Sigi- Anggota Kepolisian yang bertugas sebagai Bintara Pembina Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) di Kabupaten Sigi menjadi viral di media sosial karena mengantar jenazah dengan menggunakan sepeda motor. Pengantaran jenazah dengan sepeda motor itu terpaksa dilakukan karena terbatasnya akses jalan di daerah tersebut.
 
Dalam video berdurasi sekitar 6.35 menit, tampak seorang anggota polisi yang diketahui bernama Bripka Rizal membonceng dua penumpang. Penumpang di tengah adalah jenazah seorang wanita bernama Niana, sementara penumpang lainnya adalah suami dari Almarhumah.

Kata Bripka Rizal, dengan sepeda motor jenazah diantar sejauh 20 kilometer ke rumah duka   di desa Wawujai, kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
 
“Jarak tempuh antara puskesmas desa dombu menuju rumah duka, desa Wawujai Kecamatan Marawola Barat sekitar 20 Km jauhnya. Sementara waktu tempuh ketika mengantar jenazah itu sekitar 2 jam,” Jelas  Bripka Rizal petugas Polisi yang bertugas di Desa Ongulero.

Kata dia, di  desa itu belum tersedia jalur untuk kenderaan roda empat. Warga setempat terpaksa hanya berjalan kaki atau menggunakan kendaraan sepeda motor.
 
“Untuk melakukan langkah antisipasi dengan cara merakit motor tadi yang kami gunakan untuk melakukan evakuasi. Dengan cara menyambungkan beberapa kayu sehingga supaya dalam melakukan evakuasi tidak mendapatkan kendala dalam melakukan evakuasi. Karena mengingat jumlah kami sebanyak tiga orang di atas kenderaan dan jalan yang cukup terjal  dan berlubang,” ungkap rizal di kantor Polres Sigi.

Sebelumnya, warga  desa Wawujai   itu mendapat perawatan di Rumah Sakit Torabelo Sigi karena menengak racun rumput di rumahnya, namun tak tertolong.   Jenazah lantas diantar dengan menggunakan ambulans dari RS Torabelo Sigi ke Desa Dombu  dilanjutkan dengan menggunakan sepeda motor menuju Desa Wawujai.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.