Walhi : 600an Hotspot Berada Di Areal Perusahaan

Direktur Walhi Riau, Riko Kurniawan mengatakan ada tujuh korporasi yang tiap tahun lahannya selalu terbakar.

, BERITA , NASIONAL

Minggu, 13 Mar 2016 21:54 WIB

Author

Wydia Angga

Walhi : 600an Hotspot Berada Di Areal Perusahaan

Ilustrasi. Titik panas. Antara Foto

KBR, Jakarta - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mencatat hingga Januari-Maret 2016, terdapat 629 hotspot berada di areal perusahaan. Direktur Walhi Riau, Riko Kurniawan mengatakan ada tujuh korporasi yang tiap tahun lahannya selalu terbakar. Empat diantaranya adalah perusahaan yang sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"Januari-Maret ada 600an hotspot di areal perusahaan? betul itu sama. Yang mau tambahkan ada empat perusahaan tersangka, itu perusahaan tersangka dari kasus tahun 2013, 2014, 2015. Di lahan-lahan itu juga yang terbakar. Empat tersangka itu adalah SPA, SPM, BBHA, SGP dan RAPP,"kata Riko

Riko menambahkan lahan itu tersebar di beberapa daerah, yakni di Siak, Bengkalis, Dumai dan Meranti. Sementara itu, Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) merilis dari 600an hotspot itu, ada 324 hotspot terpantau pada konsesi Izin Usaha pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman atau (IUPHHKHT), konsesi hak guna usaha (HGU) sebanyak 47 hotspot, kawasan konservasi 78 Hotspot dan di kawasan lainnya sebanyak 141 hotspot. Hal itu, kata Jikalahari memastikan bahwa perusahaan menjadi penyumbang kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Sementara untuk titik api, sore tadi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 21 titik api yang tersebar di Riau. Artinya, kebakaran di lahan dan hutan Riau masih tinggi. Jumlah itu melonjak tajam dari dua hari sebelumnya yang nihil titik panas.

Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

What's Up Indonesia

Kabar Baru Jam 8

Make Sex Healthy Again

News Beat

Kabar Baru Jam 7