Tender Proyek Palapa Ring Paket Timur Akhir Maret

Sebanyak 7 perusahaan incar proyek ini

BERITA | NASIONAL

Jumat, 04 Mar 2016 17:23 WIB

Author

Dian Kurniati

Tender Proyek Palapa Ring Paket Timur Akhir Maret

Menkominfo Rudiantara

KBR, Jakarta– Pemerintah menargetkan penandatanganan kerja sama proyek Palapa Ring Paket Timur berlangsung kuartal tiga tahun 2016. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, saat ini paket timur dalam tahap pra-kualifikasi dan ditargetkan proses tender dimulai akhir Maret.

“Kuartal ketiga sudah selesai. Kemarin, prakualifikasi dengan proses saat ini. Kemudian ARV mungkin menjelang akhir maret proses tender. Jadi kuartal tiga kita harapkan sudah melihat seperti begini (penandatanganan kerja sama). Perusahaan yang ikut pra-kualifikasi ada. Ada berapa perusahaan, saya lupa. Kalau ini lebih ramai,” kata Rudiantara di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (04/03/16). 

Rudi melanjutkan, "mengapa? Karena kepastian desain engineering-nya lebih baik, karena kerja sama Kominfo dengan Kemen-PU."

Rudiantara berujar, Proyek Palapa Ring Paket Timur mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua, dengan panjang kabel 6.300 kilometer. Dia mengatakan, pengerjaan proyek paket timur akan lebih mudah, karena digarap berbarengan dengan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Proyek Palapa Ring Paket Timur itu akan dibangun di sekitar proyek jalan penghubung antarkabupaten di Papua (trans Papua) milik Kemen-PUPERA.

Rudiantara mengatakan, ada sekitar tujuh perusahaan yang mengikuti pra-kualifikasi. Meski prosesnya berlangsung paling akhir, Rudiantara optimistis proyek paket timur ini akan rampung bersama paket barat dan tengah pada 2018. Sehingga, ketiga paket proyek ini dapat beroperasi pada awal 2019.

Proyek Palapa Ring adalah salah satu Proyek Infrastruktur Strategis Nasional sebagai upaya pemerintah membangun ketersediaan infrastruktur layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung sistem telekomunikasi nasional. Layanan itu memungkinkan sistem komunikasi menghubungkan seluruh kota/kabupaten di seluruh Indonesia karena dibangun di daerah nonkomersial demi pemerata akses pita lebar (broadband).

Pendanaan proyek Palapa Ring murni berasal dari swasta, sehingga tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagai bentuk jaminan kerja sama, PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia yang akan bertindak sebagai single window policy penyedia penjamin pemerintah untuk proyek yang dikerjasamakan dengan swasta. Keseluruhan proyek bernilai lebih 5 triliun rupiah.


Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri