Pencarian Korban KMP Rafelia 2 Dihentikan

Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Ivan Ahmad mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi 81 orang penumpang KMP Rafelia 2 dengan rincian 76 orang selamat dan 5 orang tewas.

BERITA | NUSANTARA

Minggu, 06 Mar 2016 17:15 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Pencarian Korban KMP Rafelia 2 Dihentikan

Upaya pencarian korban KMP Rafelia 2 (Foto : Hermawan KBR)

KBR, Banyuwangi- Badan SAR Nasional (Basarnas) menutup operasi pencarian korban tenggelamnya kapal motor penumpang (KMP) Rafelia 2 hari ini, Minggu (6/3/2016). Hal ini dikarenakan jumlah manifes penumpang dengan jumlah korban yang ditemuan sudah sesuai.

Direktur Operasi dan Latihan  Basarnas, Ivan Ahmad mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi 81 orang penumpang KMP Rafelia 2 dengan rincian 76 orang selamat dan 5 orang tewas. Selanjutnya, kata dia, seluruh peralatan pendukung  SAR akan ditarik ke markas Basarnas Surabaya.

“Sesuai dengan perintah Kabasarnas setelah kami laporkan tentang penemuan terakhir itu, dari Kabasarnas memerintahkan bahwa jam 16.00 WIB operasi SAR dicukupkan dan operasi dinyatakan ditutup. Namun bukan begitu saja Basarnas akan pergi dari sini, Basarnas akan tetap melakukan operasi kesiap-siagaan SAR,”kata Ivan Ahmad (6/3/2016).

Ivan menambahkan siap siaga sejumlah anggotanya akan dilakukan hingga 4 hari ke depan untuk mengatisipasi kemungkinan ditemukannya korban tambahan di luar manifes penumpang yang ada.

Siang tadi, tim penyelam  gabungan kembali menemukan satu korban di anjungan kapal. Dugaan awal, korban itu merupakan penumpang kapal asal Tampaksiring Bali yang bernama I Gusti Made Suana.

Dengan ditemukanya satu orang korban ini, maka sudah ada 5 orang korban tenggelamnya KMP Rafelia 2 yang ditemukan. Empat lainnya adalah Tia Agus  Warga Karawang Jawa Tengah, Elo Masturo bersama anaknya yang berumur 18 bulan Muhammad Raman warga Desa Olehsari Banyuwangi dan Puji Purnomo mualim Kapal warga Banyuwangi.

Jumat lalu, KMP Rafelia 2 yang sedangkan melakukan pelayaran dari Pelabuhan Gilimanuk Bali menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi tenggelam di perairan Selat Bali. Sebanyak 65 penumpang dan 16 ABK menjadi korban. 


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kala Berbahasa Indonesia Mesti Diatur dalam Perpres

Kabar Baru Jam 10

Basarnas Jabar Targetkan Nol Persen Kecelakaan Laut Pada 2020