Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Butuh Lebih Dari Empati Menteri Jokowi

Juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging mengatakan, menteri Jokowi memang lebih baik dibandingkan menteri pemerintahan sebelumnya karena mau mendengar jemaat.

BERITA | NASIONAL

Minggu, 27 Mar 2016 19:46 WIB

Author

Sasmito

Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Butuh Lebih Dari Empati Menteri Jokowi

Penyenyi Glenn Fredly (kanan) bernyayi saat Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia melaksanakan ibadah Paskah di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (27/3). Antara Foto

KBR, Jakarta - Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia mengaku butuh lebih dari empati para menteri Presiden Joko Widodo terkait penyegelan gereja mereka oleh pemerintah daerah setempat.  Juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging mengatakan, menteri Jokowi memang lebih baik dibandingkan menteri pemerintahan sebelumnya karena mau mendengar jemaat.

Meski demikian, kata dia, menteri Jokowi belum mewujudkan empati mereka ke dalam kebijakan nyata yaitu mencabut segel gereja GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia 

"Kami sudah beberapa kali ketemu dengan Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Setkab yang lama. Satu poin positif dari menteri agama dan mendagri adalah mereka lebih mau mendengarkan lebih baik ketimbang Menteri Suryadharma Ali dan mereka lebih empati kepada para jemaat. Tapi yang kami butuhkan kan rasa empati yang diwujudkan dalam tindakan nyata pejabat negara," jelas Bona kepada KBR.

Bona menambahkan pemerintah pusat melalui Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri semestinya dapat menegur pejabat daerah yang melanggar ketentuan hukum soal rumah ibadah. Sebab, putusan Mahkamah Agung dan Ombudsman RI sudah memperbolehkan mereka beribadah di gereja yang disegel.

"Saya tidak percaya kalau para pejabat di tingkat pusat tidak bisa mendisiplinkan pemda yang bertahun-tahun melanggar hukum. Kita tahu bahwa Pak Mendagri berkali-kali bilang, perda-perda yang tidak sesuai konstitusi dicabut. Kalau perda saja yang merupakan hasil perundingan bersama antara Pemda dan DPRD bisa dicabut Mendagri, masa SK walikota Bogor yang tidak sesuai konstitusi tidak dicabut?" imbuhnya.

Sekitar 100 jemaat dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin dan HKBP Filadelfia merayakan Paskah di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Minggu(27 Maret 2016). Musisi Glenn Fredly dan Ketua Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Jaya Suprana tampak hadir dalam perayaan Paskah yang tidak bertempat di gereja untuk keenam kalinya sejak 2010.

Hingga kini, Pemerintah Kota Bogor belum mau membuka segel gereja mereka. Wali Kota Bima Arya tetap meminta agar GKI Yasmin direlokasi. Padahal, Keputusan Mahkamah Agung sudah memerintahkan Pemkot Bogor untuk membuka GKI Yasmin. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18