Dua Intel Kodim Aceh Utara Tewas Ditembak

Dua anggota Satuan Intelijen Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara, ditemukan tewas ditembak komplotan bersenjata api.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 24 Mar 2015 17:55 WIB

Dua Intel Kodim Aceh Utara Tewas Ditembak

Jenazah anggota Satuan Intelkam Kodim 0103/Aceh Utara, sedang dievakuasi dari ambulan untuk diotopsi di Rumah Sakit Kesrem TNI-AD Lhokseumawe. (Foto : Erwin Jalaluddin)

KBR, Lhokseumawe – Dua anggota Satuan Intelijen Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara, ditemukan tewas ditembak kelompok bersenjata api. Anggota TNI itu bernama Serda Hendrianto (41) asal Palembang, Sumatera Selatan dan Sertu Indra (36) dari Provinsi Jambi.

Komandan Resort Militer (Danrem) 011/Lilawangsa, Ahmad Daniel Chardin mengatakan kedua anggota TNI itu ditembak dengan menggunakan senjata api jenis AK-47 dan M-16. Ini sesuai dengan selongsong peluru yang diamankan di tempat kejadian perkara (TKP). Kata dia, Sebelum ditembak korban terlebih dahulu sempat disandera oleh kompoltan bersenjata api di kawasan Desa Alue Mbang, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara.

”Ini dapat memancing dan merusak perdamaian yang sudah dirintis sejak 15 Agustus 2005 lalu. Kita harapkan ini kejadian yang pertama dan terakhir setelah MoU dan ini akan menjadi catatan Kita! Tapi, kalau hal-hal seperti ini Kita ditarik-tarik lagi tentunya nanti tidak baik kedepannya,” tegas Daniel Chardin menjawab wartawan di Lhokseumawe, Selasa (24/3).

Danrem 011/Lilawangsa, Ahmad Daniel Chardin menambahkan, diduga pelaku berjumlah 10-15 orang berseragam campuran seperti baju loreng, menyerupai seragam Satuan Brigade Mobil (Brimob) dan berpakaian preman dengan menggunakan dua unit mobil bermerek avanza.Belum diketahui motif penyebab aksi penembakan tersebut.

Berdasarkan data tercatat sebelumnya dua prajurit TNI Serda Hendrianto dan Sertu Indra sedang bersilahturahmi ke rumah tokoh perangkat kecamatan Nisam Antara, Muhammad Daud. Pada saat hendak pulang sekitar 300 meter dari lokasi mereka bertemu dengan kelompok bersenjata tersebut dan disandera sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (23/3).

Kemudian, diperoleh laporan penemuan jenazah korban dari anggota intelijen itu sekitar pukul 21.00 WWIB, Selasa malam kemarin di kawasan pedalaman Desa Batee Pila, Kecamatan Nisam Antara setempat. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Kesrem TNI-AD, sekitar pukul 12.00 Wib, Selasa Siang (24/3).

Tim medis RS setempat, sedang melakukan otopsi bekas kekerasan yang dialami kedua korban, seperti bekas tembakan yang bersarang dibagian pinggang dan tubuh korban.

Editor: Erric Permana 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Membuat Minyak Goreng di Satu Harga