MUI Siapkan fatwa LGBTIQ

"Iya nanti lah, sekarang kita mewaspadai dulu kemudian melakukan kajian lalu kesimpulannya nanti."

, BERITA , NASIONAL

Rabu, 03 Feb 2016 14:49 WIB

Author

Ade Irmansyah

MUI Siapkan fatwa LGBTIQ

Ilustrasi: LGBT di India (Foto: KBR/Bismillah G.)

KBR, Jakarta- Majelis Ulama Indonesia tengah memfinalisasi fatwa terkait gerakan kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Indonesia. Ketua Umum MUI, Maruf Amin mengatakan  bakal mengumumkan fatwa tersebut dalam waktu dekat.

Kata Maruf,   landasan fatwa ini adalah  fatwa-fatwa sebelumnya terkait homoseksual dan lesbi yang sudah dikeluarkan fatwa haramnya oleh MUI. 

"Nanti karena itu banyak yang menyimpang, dalam waktu dekat. (Maksudnya fatwa ini arahnya kemana?) Iya nanti lah, sekarang kita mewaspadai dulu kemudian melakukan kajian lalu kesimpulannya nanti. (Pertimbangannya apa?) Ya kan itu penyimpangan seksual penyimpangan segala macem," ujar Ketua Umum MUI, Maruf Amin  kepada Wartawan di kantor Pusat MUI, Rabu (03/02/2016). 

Maruf melanjutkan. "(Yang dikaji oleh tim Fatwa soal apanya?) Soal gerakannya, iya soal kelompok mereka."

Ketua MUI, Maruf Amin menambahkan, ada indikasi  fatwa ini juga bakal meminta pemerintah untuk melarang gerakan tersebut.

Sebelumnya, Menristekdikti M. Nasir melarang LBGT masuk kampus. Hal ini dia nyatakan setelah Universitas Indonesia meminta komunitas diskusi gender SGRC mencabut logo universitas karena tidak diakui kampus. Menurut dia, kelompok LGBT bisa merusak moral dan kampus harus bisa menjaga betul nilai-nilai susila masyarakat. Namun kemudian Nasir mengklarifikasi  pernyataan itu melalui twitter. Kata Nasir, yang dia maksud adalah larangan  masuk kampus apabila   melakukan tindakan yang kurang terpuji seperti bercinta, atau pamer kemesraan. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.