MUI: Gafatar Sesat

Alasannya Gafatar merupakan metamorfosis dari aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah yang sejak 2007 lalu telah dinyatakan sesat oleh MUI

BERITA | NASIONAL

Rabu, 03 Feb 2016 13:52 WIB

Author

Ade Irmansyah

MUI: Gafatar Sesat

Pengurus Majelis Ulama Indonesa saat menyampaikan fatwa sesat Gafatar, Rabu (03/02/2016). (foto: KBR/Ade I.)

KBR, Jakarta- Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa sesat   kepada kelompok Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar. Ketua Umum  MUI, Maruf Amin  mengatakan,   temuan Komisi Pengkajian dan Komisi Fatwa MUI, Gafatar merupakan metamorfosis dari aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah yang sejak 2007 lalu telah dinyatakan sesat oleh MUI. Kelompok ini juga  menjadikan Ahmad Moshaddeq sebagai juru selamatnya.

Maruf menuding Gafatar   memiliki rencana bakal melakukan pendirian negara. Selain itu Maruf mengklaim Gafatar menyimpangkan  agama, serta  menggabungkan tiga agama dalam satu ajaran.
 

Maruf  menghimbau  masyarakat   tidak melakukan aksi   di  luar hukum pasca penetapan fatwa sesat menyesatkan MUI ini.  Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menolak dan mengucilkan para pengikut eks Gafatar yang kembali kedaerah masing-masing.  Kata dia, masyarakat justru harus menerima dan membantu agar para pengikut eks Gafatar bisa kembali ke jalan yang benar. 

Selain itu Pemerintah harus menjamin keamanan dan keselamatan para pengikut eks Gafatar.  Termasuk   pengamanan harta benda mereka yang tertinggal pasca pengusiran beberapa waktu lalu.  Menurutnya, hak-hak perdata para pengikut Gafatar tetap harus dilindungi dan dikembalikan serta dijamin oleh Pemerintah.

Sebelumnya Gafatar   menolak dianggap sesat.  Sebab Ketua Umum Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Mahful Tumanurung menganggap, Gafatar tidak memiliki paham yang sama dengan Islam.

Kata dia, bila Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa sesat kepada Gafatar sebagai  salah alamat.

"Kami menyatakan sikap telah keluar dari keyakinan dan paham keagamaan Islam mainstream di Indonesia. Dan tetap berpegang teguh pada paham Millah Abraham sebagai jalan kebenaran Tuhan seperti yang telah diikuti dan diajarkan oleh para nabi dan rasul Allah SWT," kata Ketua Umum Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Mahful Tumanurung, Selasa (26/01/2016). 

Mahful melanjutkan, "untuk itu, bukan pada tempatnya apabila Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa sesat kepada kami, atau Gafatar sebagai ormas."


Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 8

Parlemen Korsel Ajukan RUU 'Sulli' untuk Atasi Serangan Komentar Jahat di Medsos

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19