Didesak Ormas Radikal, Seminar Kebangsaan di Tasikmalaya Batal

KBR, Jakarta- Pengaduan ormas radikal FPI kepada Polres Kabupaten Tasikmalaya, diduga menjadi penyebab dilarangnya diskusi Empat Pilar Kebangsan, yang akan digelar besok.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 20 Feb 2016 21:14 WIB

Author

Rifqy Fadil

Didesak Ormas Radikal, Seminar Kebangsaan di Tasikmalaya Batal

Ilustrasi

KBR, Jakarta- Pengaduan ormas radikal FPI kepada Polres Kabupaten Tasikmalaya, diduga menjadi penyebab dilarangnya diskusi Empat Pilar Kebangsan, yang akan digelar besok. Menurut Panitia Penyelenggara dari Komunitas Respect and Dialogue (Ready) Rizal Waqfen, pengaduan itu muncul karena panitia mengundang komunitas Syiah dan Ahmadiyah dalam diskusi tersebut.

"Polisi melarang karena ada intervensi dari FPI. Alasan utamanya ialah karena kami mengundang komunitas Syiah dan Ahmadiyah dalam diskusi ini. Menurut polres, izinnya akan diberikan jika FPI memberi izin," ujar Rizal saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (02/20).

Sebelumnya, Kapolres Tasikmalaya Susnandi juga tunduk pada tuntutan FPI. Salah satunya dengan menutup masjid Ahmadiyah di Kesamaju Tasikmalaya. Polisi kalah dengan FPI yang menuntut polisi agar melarang seminar kebangsaan tentang pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45. 

Beberapa pembicara dalam seminar itu diantaranya Zuhairi Misrawi, cendekiawan Miftah Fauzi dan Kapolres Tasik Susnadi.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?