Batal di TIM, Festival Belok Kiri Pindah di LBH Jakarta Malam Ini

Pembatalan karena tidak mendapat izin kepolisian

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 27 Feb 2016 17:08 WIB

Author

Ninik Yuniati

Batal di TIM, Festival Belok Kiri Pindah di LBH Jakarta Malam Ini

Logo (@BelokKiri_Fest)

KBR, Jakarta- Festival Belok Kiri bakal tetap digelar malam ini di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Ini menyusul pembatalan kegiatan festival yang sedianya diselenggarakan hari ini, 27 Februari hingga 5 Maret 2016 di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki (TIM). 

Juru bicara panitia Festival Veronica menyatakan, pihaknya terpaksa memindahkan kegiatan lantaran dipersulit dalam hal perizinan oleh pihak kepolisian. Pihaknya menuding kerumitan perizinan tersebut merupakan cara yang digunakan untuk membatasi kebebasan berekspresi. Panitia juga membantah tuduhan festival sarat dengan paham komunisme yang bertujuan memecah belah bangsa. 

"Kegiatan Belokiri.Fest tentu saja jauh dari upaya memecah belah bangsa sebagaimana yang dinyatakan oleh beberapa pihak. Acara ini pun sama sekali jauh dari niat menggugat TAP MPRS nomor 26 tahun 1966. Acara ini adalah acara kesenian yang bertujuan untuk menggalang partisipasi kritis dari seniman dan warga pada umumnya," ujarnya dalam konfensi pers, Sabtu (02/27/2016).

Dia menambahkan,"Kata 'kiri' yang kami gunakan di dalam kegiatan ini pun tidak serta merta sama dengan komunis. Sepanjang sejarahnya semenjak ia dilahirkan sebagai sebuah peristilahan universal berarti yang kritis, konstruktir, tetapi berpihak pada kepentingan masyarakat kecil."

Sebelumnya, Festival Belok Kiri dibatalkan lantaran tidak memperoleh izin dari Polda Metro Jaya. Menurut panitia, pihak Kepolisian beralasan Festival Belok Kiri tidak memenuhi syarat administrasi, di antaranya harus mendapat izin dari lembaga terkait seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Festival tersebut dituding sarat dengan ideologi kiri yang tidak diperbolehkan oleh undang-undang. Selain itu, sejumlah organisasi massa telah menyatakan menolak penyelenggaraan kegiatan tersebut. 

Editor: Dimas Rizky  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10