Jembatan Ambruk, Akses 3 Kabupaten di Rembang Terbatas

Selain berefek pada perekonomian, sejumlah siswa juga membolos karena jalan memutar yang jauh.

BERITA | NUSANTARA

Senin, 23 Jan 2017 12:40 WIB

Author

Musyafa

Jembatan Ambruk, Akses 3 Kabupaten di Rembang Terbatas

Jembatan penghubung 3 kabupaten di kabupaten Rembang yang terputus. (Foto: Musyafa/KBR)


KBR, Rembang- Jembatan di desa Ronggomulyo Kec. Sumber, Kab. Rembang, Jawa Tengah terputus, Senin pagi (23/01), akibat banjir besar. Jembatan tersebut menjadi akses penting, karena menghubungkan Kab. Rembang dengan wilayah Kec. Jaken Kab. Pati dan Kec. Japah Kab. Blora.

Kepala Desa Ronggomulyo Kecamatan Sumber, Ali Suyitno menyatakan putusnya jembatan, membuat mobilitas perekonomian terhambat. Banyak pula anak- anak sekolah yang memilih membolos, karena jika harus ke pusat kecamatan mau pun kabupaten, harus memutar ke jalur lain yang jaraknya lebih dari 20 kilo meter.

"Dampaknya besar sekali, karena ini jurusan ekonomi masyarakat. Jadi ini kan wilayah perbatasan kabupaten. Perbatasan Kab. Rembang-Pati dan Rembang-Blora. Nah termasuk aset ekonomi juga, karena padet sekali kendaraan yang lewat sini. Begitu jembatan ambrol, ekonomi masyarakat ya melemah. Sementara ini kita jalan muter, sebelum ada jembatan darurat," jelasnya kepada KBR, Senin (23/01/2017).

Sementara itu Ketua Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Suharso menuturkan pihaknya lebih dulu akan membersihkan sampah di bawah jembatan, karena hal itu yang menjadi pemicu. Setelah itu, baru merancang pembuatan jembatan darurat.

 "Kerja bakti dulu, supaya air tidak terfokus pada satu titik yang menyebabkan longsornya jembatan. Yang kedua nanti kita buatkan jembatan darurat, sehingga masyarakat tertolong dan ekonomi tidak terganggu. Ini sebabnya ada rumpun bambu  yang menghalangi bawah jembatan, sehingga mengakibatkan laju air bergerak liar. Menggerus pondasi bagian kiri," ungkapnya.

Suharso menambahkan dari total panjang jembatan 30 meter, yang putus mencapai 11 meter. Untuk penanganan jangka panjang, akan dibicarakan lebih lanjut. Namun menurutnya, konstruksi separuh jembatan masih kuat.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10