Polisi di Bandung Perketat Penjagaan

KBR, Bandung- Lebih dari 60 kantor serta pos pengamanan polisi di Bandung selama Operasi Lilin Lodaya, dijaga oleh polisi bersenjata lengkap.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 02 Jan 2016 20:00 WIB

Author

Arie Nugraha

Polisi di Bandung Perketat Penjagaan

Ilustrasi

KBR, Bandung- Lebih dari 60 kantor serta pos pengamanan polisi di Bandung selama Operasi Lilin Lodaya, dijaga oleh polisi bersenjata lengkap. Setiap kantor dan pos pengamanan tersebut ditempatkan tiga sampai empat polisi bersenjata laras panjang, lengkap dengan rompi anti peluru serta pelindung kepala berupa helm. 

Menurut Kepala Bagian Operasional Kepolisian Kota Bandung, Mohammad Joni, penjagaan ketat ini menggunakan senjata laras panjang SS-1 di seluruh objek vital anggota polisi.

"Dengan SS-1 ya kegunaannya menjaga Makopolres memantau masing-masing individu. Karena mengingat adanya beberapa ancaman, baik itu ancaman dari teroris, ISIS dan lain - lain. Jadi kesiap-siagaanya segera diantisipasi melakukan misalkan upaya - upaya bom bunuh diri dan lain - lain kan bisa langsung ditindak tegas," ujarnya kepada KBR, Sabtu (2/1).

Kepala Bagian Operasional Kepolisian Kota Bandung, Mohammad Joni mengatakan, selain penjagaan ketat di kantor dan posko pengamanan polisi, seluruh pos polisi lalu lintas juga dilakukan hal serupa. 

Dia menjelaskan, seluruh anggota polisi lalu lintas dibekali dengan senjata laras pendek selama bertugas. 

Berdasarkan pantauan KBR, polisi bersenjata laras panjang dan atribut lengkap ini, juga tampak di salah satu objek wisata Taman Lalu Lintas, Jalan Belitung, Bandung. Kepolisian Kota Bandung menyatakan penjagaan ketat ini diberlakukan tanpa batas waktu.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun