Balas Budi, Nurdin Ajak Insan Koperasi Menangkan Jokowi

"Apakah insan koperasi setuju? Siap memenangkan Bapak Joko Widodo sebagai presiden 2019-2023?"

Kamis, 12 Jul 2018 11:28 WIB

Presiden Joko Widodo (foto: Antara)

KBR, Tangerang- Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia(Dekopin) Nurdin Halid mengklaim organisasi yang dipimpinnya siap menyukseskan Joko Widodo menjadi presiden tahun depan. Pesan itu diselipkannya ketika memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-71 di Tangerang.

"Kami insan koperasi Indonesia mendoakan dan mendukung agar Bapak Ir. H. Joko Widodo tetap menjadi Presiden Indonesia. Budi harus dibalas dengan budi. Tidak boleh dibalas dengan air tuba. Apakah insan koperasi setuju? Siap memenangkan Bapak Joko Widodo sebagai presiden 2019-2023?" Kata Nurdin di depan Presiden Joko Widodo yang mengapresiasinya dengan mengucap alhamdulillah, di  Tangerang, Banten, Kamis (12/7).

Menurut Nurdin, Jokowi selama ini telah berpihak untuk memajukan koperasi dan usaha kecil menengah. Salah satunya dengan menurunkan tarif PPh final khusus untuk UMKM menjadi 0,5 persen. Politikus Golkar itu mengklaim apa yang dia sampaikan mewKili suara hati seluruh anggota koperasi di Indonesia.

Jelang tahapan Pilpres dimulai Agustus mendatang, dukungan bagi calon presiden banyak bermunculan, termasuk untuk Jokowi sebagai calon petahana. Sebelumnya, sekelompok orang yang mengatasnamakan Aktivis 98 dan Solidaritas Ulama Muda Jokowi  juga sudah mendeklarasikan dukungannya pada politikus PDI Perjuangan tersebut.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".