Naikkan Tarif, Tim Saber Pungli Rembang Tangkap Petugas Parkir

"Melanggar Perda No. 05 tahun 2010 Rembang tentang penarikan retribusi parkir. Kalau sepeda motor, sesuai yang tertera di karcis Rp 1.000, tapi pemilik dimintai Rp 2.000,“

Jumat, 19 Mei 2017 18:34 WIB

Tersangka Pungli parkir dr. R Soetrasno Rembang. (Foto: KBR/Musyafa)


KBR, Rembang– Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten  Rembang, Jawa Tengah menggelar operasi tangkap tangan di area parkir khusus rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang. Tim menangkap 3  petugas parkir  dalam operasi tersebut. Ketiganya masing–masing Eko istiawan (36 tahun) warga desa Seren Kecamatan Sulang, Jasmani (46 tahun) warga dusun Ngaglik desa Weton Kecamatan  Rembang Kota dan Eko Sugiarto (42 tahun) warga desa Kabongan Kidul, Rembang.
 
Awal mulanya, Tim Saber Pungli sering menerima informasi praktek pungutan liar di area parkir rumah sakit. Diduga sepeda motor yang mestinya dipungut Rp 1.000, justru dikenakan biaya Rp 2.000. Kalau  bermalam, naik menjadi Rp 3.000. Begitu pula untuk mobil, sesuai ketentuan tarif di area parkir khusus rumah sakit hanya Rp 2.000, tapi pemilik kendaraan ditarik Rp 3.000.
 
Ketua pelaksana Tim Saber Pungli, Pranandya Subyakto mengatakan    menemukan pelanggaran tersebut dari pengelola parkir.

“Saber Pungli Kabupaten Rembang telah mengamankan 3 orang yang diduga melakukan penarikan retribusi parkir di luar ketentuan. Hal ini melanggar Perda No. 05 tahun 2010  Rembang tentang penarikan retribusi parkir. Kalau sepeda motor, sesuai yang tertera di karcis Rp 1.000, tapi pemilik dimintai Rp 2.000,“ jelas Pranandya, Jumat (19/05).
 
Pranandya yang juga Wakapolres Rembang ini menambahkan tersangka menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polres Rembang. Sementara mereka tidak ditahan, namun wajib lapor.  Penyidik akan mengkaji, apakah tersangka dijerat pasal pidana umum, tindak pidana korupsi atau hanya sanksi administrasi. Ia berjanji hari Senin pekan depan, sudah bisa disimpulkan.
 
Selama operasi tangkap tangan, Tim Saber Pungli menyita barang bukti berupa 2 bendel karcis parkir, uang tunai Rp 349 ribu dan 6 lembar bukti setor kepada bendahara penerimaan Dinas Perhubungan.


Editor: Rony Sitanggang
 

 

 

 

Ket. Foto : salah satu tersangka pelaku diperiksa Tim Saber Pungli Kab. Rembang, Jum’at (19/05) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Disebut Dukung HTI, Menpora Segera Panggil Adhyaksa

  • Diprotes Imvestor, Presiden Sentil 2 Menteri
  • KPPU: 5 Perusaah Atur Tata Niaga Beras di Sejumlah Provinsi
  • Indonesia Gandeng Azerbaijan Buat Pusat Pelayanan Terpadu

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.