Maskapai Garuda Siapkan 45 Ribu Kursi Tambahan Mudik Lebaran 2017

Jumlah kursi tambahan mudik tahun ini lebih besar dibanding kursi tambahan pada arus mudik 2016 yang berjumlah 30 ribu.

Kamis, 20 Apr 2017 21:23 WIB

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury. (Foto: ANTARA)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta - Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia menyiapkan setidaknya 45 ribu kursi tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada mudik Lebaran 2017.

Jumlah kursi tambahan mudik tahun ini lebih besar dibanding kursi tambahan pada arus mudik 2016 yang berjumlah 30 ribu.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury mengatakan maskapainya sudah siap menghadapi musim mudik Lebaran tahun ini, diantaranya dengan menambah pesawat dan kru pesawat saat musim mudik tiba.

"Terdiri dari kurang lebih tambahan pesawat terjadwal sekitar 32 ribu seat tambahan, dan dalam bentuk jenis pesawat lebih besar dari yang biasa kita layani sekitar sekitar 12 ribu," kata Pahala di kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (20/4/2017).

Pahala Mansury menyampaikan itu usai rapat koordinasi angkutan mudik di Kantor Kemenko Perekonomian. Rapat dipimpin Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan.

Pahala memastikan pelayanan terhadap penumpang akan tetap maksimal meski nanti terjadi lonjakan penumpang. Namun belum ada penjelasan mengenai kuota kursi tambahan untuk tiap rute penerbangan Garuda.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana akan mengutamakan angkutan mudik jalur laut di tiga titik pelabuhan, yaitu Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Balai (Sumatera Utara) dan Pelabuhan Dumai (Riau)

Pelabuhan Tanjung Balai dan Dumai menjadi fokus, karena merupakan pintu masuk bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan menuju Pulau Jawa. Sedangkan, Pelabuhan Belawan menjadi titik utama karena banyak pelayaran dari Batam menuju Sumatera.

Untuk memudahkan calon pemudik, kata Bambang, PT Pelindo nanti akan bekerjasama dengan TNI menyediakan angkutan pengumpan menggunakan bus, dari dan menuju Pelabuhan Belawan.

Baca: Skema 'Ganjil-Genap' Kendaraan Mudik Lebaran Diputuskan Awal Puasa 

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.