Ilustrasi (Foto: Antara)


KBR, Jambi- Pemerintah Provinsi Jambi mengusulkan perubahan nama bandara Sultan Thaha menjadi Sultan Thaha Saifudin. Sultan Thaha Saifudin adalah nama Pahlawan Nasional asal Jambi. Perubahan diusulkan lantaran pemberian nama bandara itu kurang lengkap.

Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan usulan perbaikan nama bandara sudah disampaikan kepada PT Angkasa Pura II.

"Saya sudah mengajukan ke pihak PT Angkasa Pura II karena itu adalah kewenangan Angkasa Pura, sudah saya sampaikan kepada General Manajernya ya.  Nah beliau menyatakan ini akan dikaji di pemerintah pusat. Kewenangan kami mengajukan itu. Nama-nama bandara sudah ditetapkan secara nasional. Kalau nama bandara Jambi dirubah maka basis secara nasonal juga berubah. Pemprov Jambi tidak bisa merubah secara sepihak," ujar Zumi Zola di Jambi, Kamis 12 Januari 2017.

Menurut Zumi Zola, dengan pemakaian nama tidak lengkap pahlawan Jambi untuk bandara sama saja artinya tidak menghargai pahlawan tersebut.

Bandara Sultan Thaha merupakan bandara utama di Provinsi Jambi. PT Angkasa Pura II  baru saja selesai membangun terminal baru. Saat ini Angkasa Pura juga sedang membangun satu terminal lagi yang diharapkan akan selesai pengerjaannya di penghujung tahun 2017. 

Editor: Dimas Rizky

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!