donor darah, PMI, rhesus negatif, komunitas rhesus negatif

KBR68H - Rhesus negatif  salah satu golongan darah langka di dunia. Di Indonesia tercatat hanya satu persen atau sekitar 2, 5 juta jiwa  yang memiliki golongan darah ini. Karena tergolong langka, individu atau  keluarga  yang membutuhkan  kerap kesulitan mencari pendonor. Atas dasar itulah Komunitas Rhesus Negatif Indonesia dibentuk untuk membantu sesama.

Masih segar ingatan Sarah saat mengenang peristiwa memilukan:  kecelakaan tunggal yang menimpa tantenya Linda satu tahun lalu.Kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tol Tangerang-Serang, Banten tersebut mengakibatkan Linda kehilangan banyak darah.

“Dalam perjalanan pulangnya menuju rumah terjadi kecelakaan di jalan tol dalam kondisi parah beberapa rusuk patah, dan dokter menyarankan untuk operasi ,untuk proses operasi membutuhkan 7 ampul darah, tetapi kata dokter ini tidak bisa dirumah sakit tidak ada darah ini,” katanya.

Perempuan 50 tahunan tersebut sempat tak sadarkan diri. Tiga tulang rusuknya patah menembus lambung. “Hanya beberapa jam mungkin sekitar 5 jam setelah itu sadar langsung di bawa ke ruang ICU RS, jadi kritisnya hanya beberapa jam saja, jadi penuh dengan kesakitan akhirnya dikasih obat tidur, karena memang parah sekali, pulangnya 2 minggu lebih dan menjalani  13 kali operasi, jadi perkiraan 7 ampul darah memang benar,” jelasnya.

Masalah lain muncul. Ternyata golongan darah Linda termasuk langka yakni AB rhesus negatif. Keluarga panik. Pasalnya tutur sang keponakan hanya satu orang yang memiliki golongan darah  sama.  “Kami sempat bingung harus bagaimana, kami disuruh hubungi PMI segera, kenapa memangnya karena darah ini darah langkah rhesus ini sangat sedkit dan tidak ada yang stok jika membutuhkan harus ambil dari orangnya langsung, saya sempat panik dan beberapa keluarga tante tidak ada yang bisa hanya satu kakaknya itu pun tidak cukup sisanya kami harus cari,” tambahnya.

Sarah pun kelimpungan mencari sisa darah yang harus dicari. Berbagai upaya ditempuh untuk mencari pendonor darah AB rhesus negatif. Namun sangat sulit ditemukan. Sarah pun menghubungi Palang Merah Indonesia (PMI), namun stok di bank darah ini pun kosong. Hingga akhirnya ia disarankan menghubungi Komunitas Rhesus Negatif Indonesia.  “Mereka welcome sekali mereka memberi beberapa bank nama, yang mempunyai AB negatif, ini sangat susah sekali  jadi mereka hanya memberikan 5 nama dan yang bisa saya hubungi 4, dan yang bisa diambil hanya 2 orang, termasuk Pak Rajinder,” kenangnya.

Rajinder yang disebut diatas merupakan anggota komunitas. “Pak Rajinder yang datang dengan kerelaan. Saya sangat terima kasih sekalii, sisa darahnya saya cari dari teman-teman saya, dan akhirnya dapat 7 ampul,”jelas Sarah.

Nyawa Linda akhirnya terselamatkan.  “Saat ini tante menjalani trapi fisik, karena memang awalnya tidak bisa duduk apalagi jalan, sekarang sudah jalan dan berdiri hanya dengan tempo waktu yang tidak lama sudah membaik dari awal sebelumnya,” tuturnya. 

Lantas seperti apa kiprah Komunitas Rhesus Negatif  Indonesia? 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!