Kasus Benny Handoko dan Ancaman Kebebasan Berpendapat di Dunia Maya (2)

Munculnya akun twiiter tanpa identitas yang jelas atau anonim bisa dikategorikan sebagai spin doctors.

Kamis, 19 Sep 2013 11:53 WIB

benhan, benny handoko, twitter, UU ITE, Spin doctors

Fenomena “Spin Doctors”

Selain Benny Handoko, kasus pencemaran nama baik di twitter juga dialami pengelola akun twitter @triomacan2000. Akun tersebut kerap menulis informasi korupsi dengan sumber anonim. Pada akhir tahun lalu tiga orang pengelola akun itu  dilaporkan staf khusus Menteri Perekonomian Abdul Rasyid ke Kepolisian Jakarta dengan alasan pencemaran nama baik. Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus tersebut . 

Namun ahli Komunikasi dari Universitas Indonesia, Ade Armando berpendapat ada perbedaan dari  dua kasus tersebut.“Benhan kan jelas orangnya. Orang-orang semacam ini, kalau mengungkapkan sesuatu negative pasti dengan perasaan bertanggung jawab. Dia bisa saja salah. Tapi bagaimanapun juga, orang semacam ini menurut saya lebih bertanggung jawab dalam mengungkapkan ekspresi atau pandangannya. Ketimbang akun-akun anonim. Nah yang harus diberi peringatan keras ya pengguna akun anonim tadi,” jelasnya.

Munculnya  akun twiiter tanpa identitas yang jelas atau anonim bisa dikategorikan sebagai “spin doctors”. “Kita bicara tentang ahli-ahli manajemen citra atau orang-orang yang jago melakukan manajemen isu. Tapi untuk mencapai tujuan tertentu, mereka dengan sengaja memlesetkan, mengubah, mendistorsi fakta yang sesungguhnya ada untuk kepentingan mereka yang melakukan spin doctor itu. Jadi pada dasarnya spin doctor itu negative karena ada muatan menipunya, berbohong membangun kesan yang salah,”imbuh Ade.

Lantas bagaimana sebaiknya pemerintah dan aparat penegak hukum menyikapi kasus seperti yang dialami Benny Handoko?


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Fraksi Nasdem Berencana Keluar dari Pansus Angket KPK

  • Keluarga La Gode Ragukan Keseriusan Polisi Proses Dugaan Keterlibatan Anggotanya
  • Polda dan TNI Papua Ikut Bantu Tangani Campak di Asmat
  • Diguyur Hujan 2 Pekan, Hasil Panen Rumput Laut di Nunukan Membusuk

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.