Pembentukan Holding (Induk Usaha) BUMN, Membangun Kemandirian Ekonomi Nasional

Selasa, 12 Des 2017 15:41 WIB

Pemerintah memastikan pembentukan Holding BUMN memiliki tujuan yang mulia, yaitu meningkatkan daya saing nasional. Presiden Jokowi menargetkan akan mendirikan 6 Holding BUMN (Induk Usaha BUMN). Saat ini, rencana yang sedang dikejar pemerintah adalah pendirian Holding Migas antara PT. PGN dan PT. Pertagas. 6 Holding BUMN tersebut adalah : Holding Migas, Holding Perbankan dan Jasa Keuangan, Holding Konstruksi dan Jalan tol, Holding Perumahan, Holding Pangan, Holding BUMN Tambang. Ingin tahu lebih dalam soal ini, semua akan dibahas bersama, Ibu Wianda Pusponegoro - Staf Khusus Menteri BUMN, Agung Wiharto - Corporate Secretary PT. Semen Indonesia, dan Isa Rachmatawarta - Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu dalam Ruang Publik KBR pada Rabu, 13 Desember 2017 pukul 09.00 WIB.

Ruang publik KBR pagi ini bisaAnda simak di radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, bagi yang di Jakarta bisa dengarkan di Power Radio 89,2 FM Jakarta atau via Facebook : Kantor Berita Radio-KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.