Uji Kompetensi Nasional

Senin, 06 Nov 2017 15:14 WIB

Globalisasi dan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) di Indonesia membuat persaingan disemakin ketat. Kedua hal itu menuntut masyarakat Indonesia untuk mempunyai pendidikan yang tinggi serta memiliki daya saing yang tinggi. Berbagai harmonisasi perlu dilakukan secara bersama-sama dengan tetap melindungi kepentingan nasional. Kurikulum pendidikan tinggi kesehatan, khususnya keperawatan (termasuk ners) bervariasi di negara anggota MEA. Capaian pembelajaran (learning outcome) dapat menjadi salah satu pintu harmonisasi di MEA. Di Dalam negeri, Uji kompetensi nasional telah dilaksanakan sejak 2013. Prosentase kelulusan dan nilai batas lulus uji kompetensi nasional merupakan cerminan capaian pembelajaran nasional. Untuk membahas soal ini, kita akan berbincang bersama dengan Prof. Aris Junaedi - Direktur Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset , Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan bersama dengan R. Retno Sunarni - Kompetensi  Lulusan.

Simak Ruang Publik KBR pada Selasa, 7 November 2017 Pukul 09.00 WIB. Ruang publik KBR  bisa disimak di radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia, bagi yang di Jakarta bisa dengarkan di Power Radio 89,2 FM Jakarta atau via Youtube Channel: Ruang Publik KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Apakah anda lelah dengan rutinitas harian anda? Seperti kuliah atau bekerja,dan belum punya waktu atau budget anda terbatas untuk bersenang-senang? Dufan Jawabannya