Perempuan Dukung Rokok Harus Mahal

Perempuan Dukung Rokok Harus Mahal! Karena perempuanlah yang berperan penting mengatur anggaran rumah tangga.

Kamis, 10 Mei 2018 18:09 WIB

Perempuan Dukung Rokok Harus Mahal! Karena perempuanlah yang berperan penting mengatur anggaran rumah tangga. Ada banyak rumah tangga yang terjebak taktik industri rokok, dengan mengalokasikan untuk belanja rokok. Bahkan di kelompok miskin alokasinya berada di urutan kedua setelah beras. Taktik yang dimaksud adalah industri sengaja menjual rokok murah agar semua kalangan bisa membeli sehingga industri bisa mengadiksi. Setelah teradiksi otomatis akan cenderung terus membeli. Akan di bahas hanya di Ruang Publik KBR bersama Communication Manager Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Ibu Nina Samidi dan Wakil Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia IAKMI Riau, Ibu Dr Fauziah M.kes Pada Jumat, 11 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB langsung dari Pekan Baru.

Obrolan ini disiarkan di 100 radio jaringan KBR di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua, dan 89,2 Power FM Jakarta, live streaming via Fan page Facebook: Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang pendengar, yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. SMS dan Whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr dengan TAGAR #RuangPublikKBR  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.