Pengacara Setya Novanto: Hati - Hati Dengan Illegal Recorder

Pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, menilai sidang tersebut lebih banyak efek drama ketimbang fokus pada hal yang dituduhkan.

Jumat, 04 Des 2015 11:30 WIB

Kejaksaan Agung mulai menyelidiki pencatutan nama presiden dan wakil presiden dalam kasus rekaman yang diduga melibatkan ketua DPR Setya Novanto dan perusahaan tambang asal Amerika PT Freeport. Sidang MKD sudah berjalan dua kali ini. Namun, Pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, menilai sidang tersebut lebih banyak efek drama ketimbang fokus pada hal yang dituduhkan. Ia justru mengatakan, kalau rekaman itu adalah illegal dan perlu hati hati menyikapinya. Apa sebab? 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Pansus KPK Minta Bertemu untuk Rapat Konsultasi, Ini Tanggapan Jokowi

  • Kasus Palu Arit, Aktivis Tumpang Pitu Didakwa Langgar UU
  • Kloop: Masih Terus Kebobolan, Liverpool Akan Susah
  • Inggris Tangkap Tersangka Ketiga Pengebom di London