Said Aqil: Salat Jumat di Jalan, Kapan pun, di Manapun Tidak Sah

Fatwa tersebut merupakan hasil pembahasan para kyai NU berdasarkan mazhab Imam Syafii.

Kamis, 24 Nov 2016 19:00 WIB

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. (Foto: kemenag.go.id)

Pengurus Pusat Nahdatul Ulama (PBNU) mengeluarkan fatwa yang menyatakan ibadah salat Jumat di jalan tidak sah.

Ketua PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, fatwa tersebut merupakan hasil pembahasan para kyai NU berdasarkan mazhab Imam Syafii. Said membantah fatwa tersebut berkaitan dengan pilkada Jakarta.

“Pokoknya salat Jumat di jalan, kapan pun, di manapun nggak sah.Jumatan harus di dalam bangunan, yang sudah diniati untuk salat Jumat di sebuah desa atau sebuah kota," kata Said Aqil. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Polisi Buru Penyebar Hoaks Gunung Agung Meletus

  • Frekwensi Kegempaan Gunung Agung Meningkat
  • Anak-anak Pengungsi Gunung Agung Mulai Belajar di Sekolah Terdekat
  • Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Laporan Sementara Besok