Pengamat: Abu Jandal, Tokoh ISIS Asal Indonesia Yang Suka Ancam Orang

Abu Jandal merupakan penjaga semangat orang Indonesia yang pro-ISIS. Selain itu, ia juga satu-satunya orang Indonesia yang berkontribusi besar dalam perjuangan ISIS di Suriah.

Rabu, 09 Nov 2016 18:30 WIB

Abu Jandal alias Salim Mubarak. (Youtube)

Abu Jandal alias Salim Mubarak. (Youtube)

Panglima ISIS asal Indonesia Abu Jandal atau Salim Mubarak Atamimi tewas di Mosul, Irak, Selasa (8/11/2016). Pengamat terorisme Al Chaidar menilai kematian Abu Jandal akan melemahkan kelompok pro-ISIS di Indonesia. Sebab, selama ini Abu Jandal merupakan penjaga semangat orang Indonesia yang pro-ISIS. Selain itu, ia juga satu-satunya orang Indonesia yang berkontribusi besar dalam perjuangan ISIS di Suriah.

Meski demikian, ia memperkirakan simpatisan Abu Jandal nantinya akan beralih ke tokoh ISIS lain seperti Bahrun Naim dan Bahrumsyah. Kedua tokoh tersebut memiliki pengaruh besar di Indonesia.

“Saya kira ini (kematian Abu Jandal) merupakan kemunduran bagi gerakan ISIS, karena Abu Jandal tokoh yang sangat vokal, yang suka ngancam-ngancam orang. Jadi ini akan berpengaruh pada gerakan-gerakan yang gegabah dan arogan,” kata Al Chaidar. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Pemerintah Upayakan Pemulangan Dua Sandera Abu Sayyaf dari Filipina

  • Sopir Angkot Desak Anies Buka Jalan Jati Baru Tanah Abang
  • Macet, LA Berencana Duplikasi Papan Hollywood
  • Persebaya Tak Lagi Kejar Andik Vermansyah

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.