Aksi 2 Desember, Panglima TNI: 'Saya Perintahkan Prajurit Saya Tidak Bersenjata'

Gatot memerintahkan pasukannya nanti turun ke lapangan tanpa senjata.

Senin, 21 Nov 2016 17:30 WIB

Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (Antara)

Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (Antara)

Pasca aksi 4 November, aksi yang dilakukan oleh sejumlah ormas Islam di tanah air, akan berlanjut pada 2 Desember mendatang. Para anggota Ormas Islam tak puas, jika Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama tidak ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian, beberapa waktu lalu.

Menghadapi aksi ini, Panglima TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan seluruh pasukannya bersiap menghadapi aksi 2 Desember mendatang. Dia menyebut ini sebagai langkah antisipasi jika demo 2 Desember nanti dimanfaatkan kelompok tertentu untuk mengambil alih kekuasaan.

Gatot memerintahkan pasukannya nanti turun ke lapangan tanpa senjata.Jika nanti ada upaya makar dalam aksi 2 Desember nanti. Upaya makar ini kata Gatot, tak hanya urusan kepolisian saja, tapi juga urusan TNI.

"Saya perintahkan prajurit saya tidak bersenjata. Apabila ada kelompok yang akan jihad bersenjata, akan kita lawan dengan tidak bersenjata dengan tangan kosong. Tapi saya perintahkan rampas senjatanya kembalikan, saya tidak melanggar HAM," tegas Gatot. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR