Pegiat Medsos: Kita Tidak Lari Bareng Dalam Era Internet Dan Media Sosial

Setelah terbit Surat Edaran dari kapolri soal penindakan ujaran kebencian atau hate speech, polisi meneliti 180 ribu akun media sosial yang berpotensi menyebarkan kebencian.

Jumat, 06 Nov 2015 13:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Setelah terbit Surat Edaran dari kapolri soal penindakan ujaran kebencian atau hate speech, polisi meneliti 180 ribu akun media sosial yang berpotensi menyebarkan kebencian. Meski begitu, menurut Kapolri Barodin Haiti , sura edaran ini hanya untuk membuat jajarannya lebih memahami dan bisa mengelompokkan mana yang tergolong Hate Speech.

Nah, bagaimana orang orang yang sering bergelut di dunia media sosial? Apakah jadi takut dengan adanya surat edaran ini? Berikut penuturan Pegiat Media sosial Wicaksono yang terkenal dengan akun Ndoro Kakung. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Polisi Anggap Penembakan Deiyai Sebatas Pelanggaran Etik

  • Fasilitas di RUSD PPU Tak Optimal Karena Kekurangan Daya Listrik
  • Perempuan India Gugat Cerai Karena Tak Ada Jamban
  • Zidane Tak Suka Penggawanya Dihadiahi Kartu Merah

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta