Pegiat Medsos: Kita Tidak Lari Bareng Dalam Era Internet Dan Media Sosial

Setelah terbit Surat Edaran dari kapolri soal penindakan ujaran kebencian atau hate speech, polisi meneliti 180 ribu akun media sosial yang berpotensi menyebarkan kebencian.

Jumat, 06 Nov 2015 13:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Setelah terbit Surat Edaran dari kapolri soal penindakan ujaran kebencian atau hate speech, polisi meneliti 180 ribu akun media sosial yang berpotensi menyebarkan kebencian. Meski begitu, menurut Kapolri Barodin Haiti , sura edaran ini hanya untuk membuat jajarannya lebih memahami dan bisa mengelompokkan mana yang tergolong Hate Speech.

Nah, bagaimana orang orang yang sering bergelut di dunia media sosial? Apakah jadi takut dengan adanya surat edaran ini? Berikut penuturan Pegiat Media sosial Wicaksono yang terkenal dengan akun Ndoro Kakung. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?