Komnas HAM: 'Pelanggaran HAM di Papua Banyak, Penyelesaian Non Yudisial Hanya Opsi'

Jalur nonyudisial hanya salah satu opsi dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat.

Kamis, 06 Okt 2016 17:15 WIB

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan sudah ada pembicaraan dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto terkait penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu, termasuk di Papua melalui jalur nonyudisial. Pertemuan Komnas HAM dengan Wiranto dilakukan sebelum Oktober lalu.

Meski demikian, Ketua Komnas HAM, Nurcholish mengatakan jalur nonyudisial hanya salah satu opsi dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat.

"Kasus pelanggaran HAM di Papua itu banyak. Kalau Pak Menko (Wiranto) memilih opsi rekonsiliasi itu salah satu opsi. Jadi itu ada puluhan kasus yang sedang dipelajari bersama," kata Nurcholis. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Fraksi Nasdem Berencana Keluar dari Pansus Angket KPK

  • Keluarga La Gode Ragukan Keseriusan Polisi Proses Dugaan Keterlibatan Anggotanya
  • Polda dan TNI Papua Ikut Bantu Tangani Campak di Asmat
  • Diguyur Hujan 2 Pekan, Hasil Panen Rumput Laut di Nunukan Membusuk

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.