Banjir Bandung, Walhi: Fungsi Daerah Resapan Air Menjadi Apartemen, Telah Berlangsung 15 T

Pengubahan fungsi daerah resapan air menjadi apartemen, hotel dan kawasan komersial lainnya itu telah berlangsung 15 tahun belakangan.

Selasa, 25 Okt 2016 16:00 WIB

Banjir di kawasan Pasteur Bandung Jawa Barat. (Antara)

Banjir di kawasan Pasteur Bandung Jawa Barat. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

LSM Lingkungan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat menyebut, alih fungsi lahan di Kawasan Bandung Utara seluas 3000 hektar penyebab banjir di Pasteur, Bandung pada Senin (24/10/2016) kemarin. Pengubahan fungsi daerah resapan air menjadi apartemen, hotel dan kawasan komersial lainnya itu telah berlangsung 15 tahun belakangan.

Akibatnya, menurut Direktur Walhi Jawa Barat Dadan Ramdan air hujan dalam intensitas tinggi tak bisa cepat diserap tanah. Apalagi daya tampung sungai memburuk. Dadan menuding Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berandil besar dalam alih fungsi daerah resapan air di kawasan Bandung Utara. Terutama dalam hal pemberian izin kepada para pengembang.

"Pemprov juga memiliki andil di situ karena Pemprov menjadikan Bandung utara sebagai kawasan strategis provinsi yang berfungsi lindung. Tapi tidak berfungsi mencegah alih fungsi," Ujar Dadan. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"