Syamsudin, Ketua DPP IJABI: Pelarangan Asyura Adalah Kebijakan Konyol

Pelarangan Asyura adalah hal yang konyol.

Senin, 26 Okt 2015 12:00 WIB

Ilustrasi: Antara

Ilustrasi: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melarang warga Kota Bogor untuk merayakan peringatan ‘Asyura’ yang merupakan hari raya kaum Syiah. ini dilakukan dengan alasan, untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Bogor.

Menurut Ketua DPP IJABI, Syamsudin , pelarangan itu adalah hal yang konyol. Mengapa demikian? Berikut penuturannya.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta