Pakar Hukum: Kasus BW Tak Logis, Perlu Dikaji Ulang

Menurut Pakar Hukum Pidana UI , Gandjar Laksmana , kasus BW tidak logis dan perlu dikaji ulang. Apa sebab?

Selasa, 06 Okt 2015 12:00 WIB

Bambang Widjojanto.  (Foto: Antara)

Bambang Widjojanto. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Lebih dari 70 akademisi dari berbagai universitas di Indonesia meminta Presiden Joko Widodo turun tangan dalam penanganan kasus dugaan mengarahkan keterangan palsu dengan tersangka pimpinan KPK non aktif, Bambang Widjojanto Menurut para akademisi ini, setelah polisi melimpahkan perkara ke kejaksaan maka bola panas ada di tangan Presiden Jokowi.

Menurut Pakar Hukum Pidana UI , Gandjar Laksmana , kasus BW tidak logis dan perlu dikaji ulang. Apa sebab? 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau