LBH Padang : Kami Gagal Paham Melihat Konteks Pelanggaran Tom Iljas

Kisah Tom Iljas, lelaki 77 tahun kelahiran Kampung Salido, Pesisir Selatan, Sumatera Barat diusir dari Indonesia dan dimasukkan daftar cekal lantaran berziarah ke makam orang tuanya.

Senin, 19 Okt 2015 13:00 WIB

Tom Iljas (Kanan). (Foto: FB Yulia)

Tom Iljas (Kanan). (Foto: FB Yulia)

Kisah Tom Iljas, lelaki 77 tahun kelahiran Kampung Salido, Pesisir Selatan, Sumatera Barat diusir dari Indonesia dan dimasukkan daftar cekal lantaran berziarah ke makam orang tuanya.

Tom Iljas adalah salah satu anggota Diaspora Indonesia di Swedia. Tom bersama 4 orang lainnya ditangkap dan diinterogasi Kepolisian Padang tanpa alasan yang jelas. Rombongan ini menemani Tom yang berziarah ke kuburan massal korban 1965. Mereka mendokumentasikan ziarah tersebut dengan kamera. Polisi menuduh foto-foto dan rekaman video ziarah yang diambil Tom itu ilegal. Mereka kini telah dilepaskan, sementara Tom Iljas dideportasi.

Apa upaya agar Tom tidak dicekal ? Berikut penuturan Pengacara LBH Padang, Wendra Rona Putra.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?