Setiap tahun, Indonesia tak pernah lepas dari kondisi darurat kekerasan seksual pada anak. Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) menyebut, 58 persen kejahatan kekerasan pada anak merupakan kekerasan seksual yang  diikuti dengan pembunuhan.

Belakangan, yang masih hangat adalah kasus pembunuhan disertai pemerkosaan bocah 9 tahun berinisial PNF yang ditemukan tewas dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat.

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait , ini terjadi, karena negara dan simbol negara kalah dengan pelaku kriminalitas. Apa sebab? 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!