Kemenhan: Bela Negara Tak Diajari Menembak

Para kader tersebut dapat membentuk disiplin pribadi hingga disiplin nasional.

Rabu, 14 Okt 2015 11:00 WIB

Foto: Situs Kemenhan

Foto: Situs Kemenhan

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Kementerian Pertahanan  akan membentuk 4.500 kader pembina Bela Negara di 45 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Nantinya, para kader tersebut dapat membentuk disiplin pribadi hingga disiplin nasional. Apakah bela negara ini sperti wajib militer? Dana apa saja yang diajarkan? Berikut penuturan Kepala Pusat Komunikasi Publik, Kementerian Pertahanan, Djundan Eko Bintoro. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.