Kemenhan: Bela Negara Tak Diajari Menembak

Para kader tersebut dapat membentuk disiplin pribadi hingga disiplin nasional.

Rabu, 14 Okt 2015 11:00 WIB

Foto: Situs Kemenhan

Foto: Situs Kemenhan

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Kementerian Pertahanan  akan membentuk 4.500 kader pembina Bela Negara di 45 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Nantinya, para kader tersebut dapat membentuk disiplin pribadi hingga disiplin nasional. Apakah bela negara ini sperti wajib militer? Dana apa saja yang diajarkan? Berikut penuturan Kepala Pusat Komunikasi Publik, Kementerian Pertahanan, Djundan Eko Bintoro. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Penggantian Ketua DPR Dinilai Tak Perlu Tergesa-gesa

  • PKB: Keputusan Golkar Terkait Posisi Setnov Menyandera DPR
  • Mendagri: Usulan Tim Gubernur Anies Melebihi Kapasitas yang Diatur Undang-undang
  • Golkar Resmi Dukung Khofifah-Emil di Pilkada Jatim