Kemenhan: Bela Negara Tak Diajari Menembak

Para kader tersebut dapat membentuk disiplin pribadi hingga disiplin nasional.

Rabu, 14 Okt 2015 11:00 WIB

Foto: Situs Kemenhan

Foto: Situs Kemenhan

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Kementerian Pertahanan  akan membentuk 4.500 kader pembina Bela Negara di 45 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Nantinya, para kader tersebut dapat membentuk disiplin pribadi hingga disiplin nasional. Apakah bela negara ini sperti wajib militer? Dana apa saja yang diajarkan? Berikut penuturan Kepala Pusat Komunikasi Publik, Kementerian Pertahanan, Djundan Eko Bintoro. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1