Indonesia ingin bergabung dengan Trans Pacific Partnership (TPP) TPP, yaitu pakta perdagangan antar-negara-negara di Asia Pasifik yang berstandar paling tinggi, termasuk mengatur hak kekayaan intelektual, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan mekanisme penyelesaian sengketan antara negara dengan investor asing. Perdagangan ini meliputi 12 negara di Asia Pasific. Hal itu diungkapkan Jokowi saat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Amerka.

Nah, jika Indonesia jadi bergabung di Trans Pacific Partnership, rugi atau justru menguntungkan..? Berikut penuturan Pengamat Ekonimi INDEF, Sugiyono.

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!