Dewan Penasihat Komnas Pengendalian Tembakau: Petani Tembakau Tertekan Oleh Industri Rokok

FCTC tidaklah merugikan petani tembakau. Justru petani tembakau dijajah oleh industri rokok. Apa sebab?

Kamis, 08 Okt 2015 11:30 WIB

Petani tembakau. (KBR/Friska)

Petani tembakau. (KBR/Friska)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Konvensi mengenai Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau atau FCTC, selama ini kerap dituding sebagai biang keladi hilangnya mata pencaharian petani. Alasannya pengendalian tembakau yang dimuat dalam kerangka kerja itu akan memiskinkan petani tembakau. Orang tak akan mau atau tertarik lagi merokok dan membuat tembakau-tembakau yang ditanam petani tidak akan laku di pasaran.

Namun, menurut Dewan Penasihat Komnas Pengendalian Tembakau (Komnas PT), Kartono Muhammad, FCTC tidaklah merugikan petani tembakau. Justru petani tembakau dijajah oleh industri rokok. Apa sebab? 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR