Foto: Antara

Foto: Antara

Meski aktivitas pertambangan di Desa Selok Awar-awar, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dijalankan kepala desa sejak 2014, namun menurut Bupati Lumajang As'at Malik, dia tak pernah memberikan izin untuk pertambangan illegal. Meski begitu, ia mengakui sulit menertibkan pertambangan illegal yang akhrinya memakan korban itu. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!