Dokumen TPF Diduga Hilang, Kontras: 'Pantas Kasus Munir Tidak Pernah Selesai!'

Mereka bilang bahwa mereka tidak tahu dan tidak menguasai. Lalu, apa tugas dari Setneg?

Senin, 19 Sep 2016 15:00 WIB

Ilustrasi. (Ifa)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menduga dokumen laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir hilang, karena Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) membantah menyimpan dokumen itu. Kepala Divisi Pembelaan Hak Sipil Politik Kontras Putri Karnesia mengatakan, Kemensetneg adalah lembaga yang ditunjuk menyimpan semua surat administrasi dan dokumen negara, sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 111 tahun 2005.

"Mereka bilang bahwa mereka tidak tahu dan tidak menguasai. Lalu, apa tugas dari Setneg? Pantas kasus munir tidak pernah selesai!" ujar Putri. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.