Musriati, Ibu Kandung Muhanum Anggriawati: Kami Merasa Dihakimi

Muhanum Anggriawati, meninggal pada Kamis 10 September 2015, karena mengalami gagal pernapasan akibat paru-parunya disesaki lendir.Hal ini diduga karena kabut asap yang masuk ke paru parunya.

Senin, 14 Sep 2015 12:00 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Sebulan terakhir ini, warga pekanbaru  terpaksa menghirup udara yang kualitasnya mencapai level bahaya dan telah menimbulkan korban. Salah satunya, seorang bocah 12 tahun  bernama Muhanum Anggriawati, meninggal pada Kamis 10 September 2015, karena mengalami gagal pernapasan akibat paru-parunya disesaki lendir.Hal ini diduga karena  kabut asap yang masuk ke paru parunya. Namun, kematian Hanum, membuat ibu kandung Muhanum, Musriati, merasa dihakimi . Apa yang terjadi?  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.