Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

Pilkada serentak yang akan dihelat pada Desember mendatang menyimpan permasalahan soal minimnya keterwakilan perempuan sebagai calon kepala daerah atau wakil kepala daerah. Dari data Perludem, banyak daerah penyelenggara pilkada tidak punya calon kepala daerah perempuan. Apa sebabnya? Berikut penuturan Uni Tanti  Pengurus Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sumatera Barat.

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!