Hakim Sorimuda Pohan: Soal FCTC, Indonesia Mengkhianati Negara Islam

Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau, bisa menjadi alat yang sangat ampuh menyelamatkan kesehatan generasi mendatang. Namun, pemerintah kita tak jua kunjung melaksakannya.

Selasa, 15 Sep 2015 12:00 WIB

Petani tembakau. (Antara)

Petani tembakau. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Framework Convention on Tobacco Control FCTC atau Kerangka Kerja  Pengendalian Tembakau, bisa menjadi alat yang sangat ampuh menyelamatkan kesehatan generasi mendatang. Namun, pemerintah kita tak jua kunjung melaksakannya. 


Ketua Bidang medik, Komnas pengendalian Tembakau, Hakim Sorimuda Pohan mengatakan, Soal FCTC ini, Indonesia mengkhianati negara Islam. Apa sebab..?


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Arsul Sani: KPK Jangan Bernafsu Tangani Korupsi Swasta

  • BPBD Lebak: Gempa Hantam 9 Kecamatan
  • Jerat Hari Budiawan, Warga Tumpang Pitu Protes Putusan Hakim
  • Gunakan GBK, Persija Naikan Tiket Pertandingan Piala AFC

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.