WNI Sandera Abu Sayyaf Yang Kabur, Belum Bisa Dipulangkan

Sofyan berhasil melarikan diri setelah nekat menceburkan diri ke laut dan berenang.

Kamis, 18 Agus 2016 15:30 WIB

Kelompok gerilyawan Abu Sayyaf. (VOA)

Kelompok gerilyawan Abu Sayyaf. (VOA)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


Dua dari delapan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina pada 23 Juni lalu, berhasil meloloskan diri. Mereka adalah Muhammad Sofyan dan Ismail. Keduanya merupakan anak buah kapal (ABK) Tugboat Charles yang dihadang perompak di Perairan Tawi-Tawi pada 20 Juni lalu.

Sofyan berhasil melarikan diri setelah nekat menceburkan diri ke laut dan berenang. Sedangkan Ismail, telah ditemukan Militer Filipina pada Rabu Malam di Barangay Bual. Namun, menurut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhamad Iqbal, kedua sandera ini belum bisa dipulangkan ke Indonesia? Mengapa? Simak quote selengkapnya.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Puasa kali ini bertepatan dengan masa kampanye pilkada 2018