Rusuh Demo di Papua, Polisi Menembak dan Intimidasi

Aksi turun jalan yang diikuti ribuan orang dari Merauke, Timika, Wamena, Nabire, dan Sorong berakhir dengan penangkapan beberapa aktivis.

Senin, 15 Agus 2016 16:00 WIB

Demo KNPB di Jayapura. (KBR/Lita)

Demo KNPB di Jayapura. (KBR/Lita)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


Unjuk rasa yang dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Jayapura, Papua,untuk menolak Perjanjian New York yang menyerahkan Papua bagian barat dari Belanda ke pemerintah Indonesia, Senin (15/8/2016),  rusuh.

Aksi turun jalan yang diikuti ribuan orang dari Merauke, Timika, Wamena, Nabire, dan Sorong berakhir dengan penangkapan beberapa aktivis.Menurut Ketua Umum KNPB, Victor Yeima, masssa tak terima karena polisi menembakkan peluru karet dan mengintimidasi perempuan. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.