Pidato Presiden Jokowi 17 Agustus, Tak Singgung Penyelesaian Kasus 1965

Padahal sebelumnya presiden sudah berjanji akan menyelesaikan masalah ini secara bermartabat.

Kamis, 25 Agus 2016 15:00 WIB

Bedjo Untung, Ketu YPKP 1965/1966. (KBR/Danny Setiawan)

Bedjo Untung, Ketu YPKP 1965/1966. (KBR/Danny Setiawan)

Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan (YPKP) 1965/1966 dijadwalkan menemui Dewan Pertimbangan Presiden, Wantimpres, Kamis (25/8/2016).

Ketua YPKP 1965/1966 Bedjo Untung mengungkapkan, bakal mempertanyakan penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di masa lalu. Setidaknya ada tiga hal yang akan disampaikan, di antaranya soal putusan sidang pengadilan rakyat internasional IPT 1965, dan pidato Presiden Joko Widodo pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia.

"Isi pidato Presiden Jokowi pada 17 Agustus lalu, sama sekali tidak menyinggung masalah penyelesaian kasus 1965. Padahal sebelumnya presiden sudah berjanji akan menyelesaikan masalah ini secara bermartabat," kata Bedjo. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"